1. Mengenal kedaulatan Tuhan ( imamat 27;30-32) dalam
perjanjian lama, dibawah hukum musa,
Tuhan menunjukan kepada kita bahwa seluruh perpuluhan’dikususkan’atau di
kuduskan bagi Tuhan. Perpuluhan adalah milik Tuhan.
2. Mengunkapkan persembahan (Amsal 3;9-10) melalui bagian
ini penulis mendorong kita untuk menghormati Tuhan.Kita menghormati Tuhan
melalui kekayaan kita dengan memberikan kepada di pada hasil pertama. Ini
berarti menyisikan porsi pertama atau bagian yang terbaik bagi tuhan inilah
penyembahan.
3. Alat yang menguduskan (Roma 11:16) dalam bagian ini
adonan yang dimaksud adalah yang digunakan untuk membuat Roti suci bagi
tabernacle. Pada ayat tersebut rasul paulus mengambil refresi pada bilangan 15
dan imamat 23 yang menyatakan bahwa bangsa Israel mempersembahkan Tuhan bagian
pertama dari panen untuk menunjukan bahwa panen berasal dari tuhan. Prinsip
yang ditekankan dari sini ialah tuhan mengudus kannya sebelum bagian nya.
4.Bagian dari ekonomi tuhan (Bilangan 18;24) ketika bangsa
Israel memasuki tanah perjanjian,seluruh suku menerima berkat kecuali suku lewi
yang adalah imam. Mereka hidup dari persepuluhan dan persembahan orang lain
sekarang perembahan digunakan untuk memelihara gereja dan pekerjaan didalamnya.
5. Tidak menabur benih (II Korentus 9:6-7) Pilihlah tanah
yang tepat sehinga kita dapat menuai
hasil panen yang baik.ketika menabur perpuluhan dan persembahan haruslah
dengan bijaksana. Sehinga kita bisa yang diharapkan yang dinyatakan tuhan dan
menjadi nyata dalam kehidupan kita.
‘’ia menyediakan benih bagi penabur, dan roti untuk dimakan,
ia juga yang akan menyediahkan benih bagi kamu yang melipat gandakannya dan
menumbuhkan buah-buah kebenaran mu; kamu akan diperkaya dalam segala macam
kemurahan hati, yang membangkitkan syukur kepada Allah karena iman (II Korentus
9:10-11)
Sumber: bulletin
mingguan GKII Gunung Cermin Samarinda
Tidak ada komentar:
Posting Komentar