Selasa, 29 Januari 2013

Tuhan tau


Cermin kekristenan
cermin manusia
Pada kesempatan ini saya mau menceritakan sedikit tentang pengalam-pengalam pribadi yang terjadi di kehidupan saya, seringkali pak pendeta berkotbah tentang kehidupan orang Kristen di luar dengan sikap-siap yang hura-haura terhadap hidup mereka dan tidak melihat apa yang  akan terjadi kedepan “ katanya sih hidup itu harus dinikmati apa yang ada pada saat ini dan itu tidak akan kembali lagi”. Persepsi anak mudah ini sebenarnaya benar tetapi sering kali mereka  mendeskripsi kan nya dengan salah dan melakukan sebaliknya dari pernyataan tersebut. Banyak pengalaman-pengalam yang sudah saya alami dalam kehidupan salah satu contoh, sering dekat dengan orang-orang peminum, pemabuk, perokok dan sering melihat kehidupan malam anak muda, sejak saya melihat hal tersebut terlintas dalam benak saya” begini ya kehidupan anak muda kriten” tetapi saya tidak menyingung apa yang telah mereka lakukan. Mereka akan dengan sendirinya dan akan sadar akan perbuatan-perbuatan yang mereka lakukan tersebut.
Jika kita tidak tahan dengan godaan tersebut maka kita juga akan terjerumus kedalam lubang yang sama, tetapi tuhan memberikan saya komitmen yang kuat agar saya tidak muda terpengaruh lagi dengan asutan yang sama. jika kita berbicara secara ilmiah/ nyata pertanyaan nya mengapa saya tidak mudah terpengaruh? Jawaban nya, Dulu saya pernah mencoba hal-hal demikian yang pernah diakukan oleh anak-anak mudah ini, waktu itu saya masih sd ga tau apa-apa tentang zat-zat aktif ini, kira-kira 2 tahun saya melakukan hal ini,  seiring degan 3 ayat 16 bunyinya “ Tidak tahukah kamu, bahwa kamu adalah bait Allah dan bahwa roh Allah diam di dalam kamu” artinya tubuh yang kita miliki sekarang adalah sebuah kediaman tuhan/ rumah nya Tuhan, dari situ saya sadar bahwa ia berdiam didalam diri kita sehigga kita perlu mejaganya. Dengan demikian saya tau mengapa Tuhan mengijin kan semuanya terjadi pada awal karena  Tuhan ingin kita tidak terpengaruh dengan hal-hal demikian pada suatu saat nanti ketika kita sudah beranjak berjalanya waktu tuhan menyadarkan saya dengan sebuah ayat  dalam alkitab 1 korintus pasal dewasa.

“Pengalaman adalah cara kita untuk mengetahui perbuatan yang buruk dan baik”

Tidak ada komentar:

Posting Komentar